Berita

Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dikerubungi warga saat menghadiri acara Resepsi Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama di Sidoarjo/Net

Politik

Demokrat Bisa Jadi Partai Alternatif Warga Nahdliyin Setelah Cak Imin-NU Talak Tiga

RABU, 08 FEBRUARI 2023 | 11:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kehadiran Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di acara 1 Abad Nahdlatul Ulama di Sidoarjo, Selasa (7/2), bisa membuat Partai Demokrat menjadi partai alternatif warga NU.

Mengingat PKB yang saat ini dipimpin Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sudah talak tiga dengan NU.

Terlebih lagi, kehadiran AHY pun mendapat sambutan hangat dari banyak warga NU yang memadati Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur.


"Kehadiran AHY sebagai Ketum Demokrat pada acara 1 Abad NU bisa menjadi partai alternatif warga NU," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/2).

Karena, lanjut Muslim, apabila PKB yang lahir dari rahim NU dan dibidani Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sudah talak tiga dengan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia itu, maka warga Nahdliyin dapat mencari wadah alternatif untuk menyalurkan aspirasi politiknya.

"Di antaranya bisa ke Partai Demokrat atau partai lain selain PKB. Dan untuk acara 1 Abad NU ini, secara pribadi mengucapkan selamat memperingati 1 Abad NU di Indonesia. Semoga NU membawa berkah bagi bangsa Indonesia khususnya dan dunia umumnya. Barakallah," pungkas Muslim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya