Berita

Anggota Komunitas Indigo Cirebon, Sampriatna/Net

Politik

Sistem Timbal Balik, Jin Bisa Jadi Alat Bantu Memenangkan Kontestasi Politik 2024

RABU, 08 FEBRUARI 2023 | 09:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Harus diakui, meski dunia sudah masuk era digital, kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap hal-hal mistis masih tetap ada. Bahkan, saat memasuki tahun politik, pihak-pihak tertentu ada yang memakai jasa tak kasat mata untuk mempengaruhi pilihan masyarakat.

Seperti halnya yang diduga dilakukan oleh calon peserta Pileg maupun Pilkada. Memasuki tahun politik, berbagai persiapan dimatangkan untuk meraih kemenangan. Di antaranya mencari bantuan kepada sosok tak kasat mata alias jin.

Alasan menggunakan jin, agar orang tersebut memiliki energi gaib agar bicaranya didengar dan didukung oleh masyarakat. Serta dapat mempengaruhi pilihan saat hari pencoblosan.


Sebagian orang percaya, jin memiliki energi besar yang dibutuhkan untuk memenangkan kontestasi politik. Energinya dianggap dapat masuk ke dalam pikiran orang yang akan memberikan suaranya.

Menurut anggota Komunitas Indigo Cirebon, Sampriatna atau yang akrab disapa Sam, biasanya hal yang berhubungan dengan gaib seperti meminta jabatan, karier, ada sistem timbal balik.

"Bisa saja terjadi, karena bekerjasama dengan jin, ada yang namanya sistem timbal balik. Karena setiap pertukaran itu tidak ada yang gratis," ucapnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (8/2).

"Orang sering tanpa sadar melakukan pertukaran dengan jin atau mahluk lintas dimensi dan itu berpengaruh dengan jiwanya sendiri maupun  jiwa orang orang sekitarnya. Itu menurut saya, karena saya tidak tertarik dengan hal seperti itu," imbuhnya.

Namun perlu dipahami, lanjut Sam, jin bisa dijadikan alat politik untuk membantu mempengaruhi kebijakan yang diambil oleh orang yang sudah dalam pengaruh energinya. Dan keberhasilan ritual ataupun perjanjian bisa dipastikan berpengaruh dengan tingkat keberuntungan seseorang.

"Karena yang namanya perjanjian atau pertukaran. Pasti ada poin saling menguntungkan. Atau pihak jin setidaknya lebih beruntung tentunya. Dan untuk mempengaruhi alam bawah sadar  banyak orang diperlukan energi yang sangat besar," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya