Berita

Bangunan runtuh akibat gempa dahsyat di Turki/Net

Politik

Gempa Turki dan Suriah, PP Persis Desak PBB Gerak Cepat Beri Bantuan Kemanusiaan

RABU, 08 FEBRUARI 2023 | 02:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Banyak kalangan menyatakan belasungkawa atas bencana besar gempa magnitudo 7,8 yang menimpa Turki dan Suriah, salah satunya Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis).

Ketua Umum PP Persis Jeje Zaenudin menyatakan prihatin dan duka cita mendalam untuk para korban, baik korban jiwa atau luka-luka. Apalagi, banyak tempat tinggal dan fasilitas hancur.

PP Persis, kata Kiai Jeje memandang bahwa bencana dahsyat di Turki dan Suriah merupakan status darurat kemanusiaan dunia yang memerlukan aksi kepedulian yang cepat dan tepat. Artinya, para korban harus segera dievakuasi ke tempat yang aman.


Kiai Jeje mengatakan penyediaan kebutuhan darurat berupa pengobatan, sandang, pangan dan papan harus segera dipenuhi. Kiai Jeje mengatakan bahwa PP Persis meminta Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bergerak cepat memberikan pertolongan kemanusiaan.

"Terutama melalui lembaga WHO dan organisasi-organisasi kesehatan dan kemanusiaan dunia bergerak cepat memberikan pertolongan kemanusiaan kepada para korban di Turki dan Suriah," jelas Kiai Jeje.

Pihaknya juga mengimbau seluruh kaum muslimin agar mendoakan saudara-saudara di Turki dan Suriah. PP Persis berharap, para korban sabar dan kuat menghadapi ujian yang maha dahsyat ini.

"Semoga korban jiwa dicatat sebagai syuhada, dan korban luka diberikan kesabaran dan kekuatan," demikian doa Kiai Jeje yang disampaikan dalam rilis resminya.

Terakhir, dalam rilis itu PP Persis mengajak seluruh kaum muslimin untuk menyalurkan kepedulian dalam bentuk donasi melalui LAZ PERSIS yang bekerjasama dengan Bidgar Sosial PP Persis.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya