Berita

Ketua DPD KSPSI Jabar, Asep 'Keke' Sutandi/RMOLJabar

Politik

Nyaleg Lewat Gerindra, Ketua KSPSI Jabar Rela Gagal Asal Prabowo Menang

SELASA, 07 FEBRUARI 2023 | 19:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua DPD KSPSI Jawa Barat, Asep Sutandi telah resmi berbaju Partai Gerindra demi memuluskan langkahnya menjadi anggota legislatif pada Pemilu 2024. Padahal, Asep Keke, sapaan akrab Asep Sutandi, sebelumnya selalu menolak untuk masuk menjadi bagian dari partai politik.

Adanya dorongan dari berbagai pihak, Asep mengakui, yang membulatkan tekadnya untuk menjadi bagian dari keluarga besar Partai Gerindra. Apalagi, sejak lama ia mengidolakan Prabowo Subianto.

"Banyak dorongan dari para sesepuh-sesepuh di Lembang khususnya, dari teman-teman juga agar saya maju ke legislatif. Makanya saya pilih wadahnya di Partai Gerindra karena memang saya mengagumi sosok Pak Prabowo," ucap Asep Keke saat ditemui Kantor Berita RMOLJabar di Lembang, Selasa (7/1).


Sebagai bentuk keseriusannya bergabung ke Gerindra, ia rela jika tidak terpilih sebagai calon legislatif. Sebab, tekadnya tidak akan surut untuk membesarkan Partai Gerindra dan terlibat untuk pemenangan Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

Lebih lanjut, Asep menegaskan, dirinya akan menggaungkan Partai Gerindra di 27 Kabupaten/Kota, khususnya 24 Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang ada di bawah binaan KSPSI Jabar.

"Untuk pencalonan, saya memang tidak berambisi. Tapi kalau untuk partai apalagi untuk Pak Prabowo di Pilpres, saya akan sekuat tenaga memenangkannya," ujarnya.

Dipaparkan Asep, sebagai calon legislatif (Caleg) KBB, dirinya tidak memiliki program kerja. Sebab, program yang dikarang sendiri belum tentu menjadi program yang dibutuhkan masyarakat.

"Harusnya para Caleg ini mengangkat programnya yang berasal dari masyarakat. Aspirasi masyarakat itu yang saya tampung dan jadikan program kerja untuk diperjuangkan dan diwujudkan, karena posisi kita wakil rakyat bukan yang mau menguasai masyarakat dengan program yang tidak sesuai, tidak tepat sasaran," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya