Berita

Orang-orang mencari reruntuhan bangunan yang runtuh di Idlib, Suriah, pada 6 Februari/Net

Dunia

Saat Gempa, 20 Tahanan yang Terkait ISIS Kabur dari Penjara Suriah

SELASA, 07 FEBRUARI 2023 | 15:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kekacauan yang ditimbulkan bencana gempa dimanfaatkan oleh para tahanan di Suriah. Sedikitnya 20 tahanan yang diduga tergabung dalam organisasi teroris Negara Islam (ISIS) telah melarikan diri dari penjara di barat laut Suriah saat gempa terjadi.

Penjara polisi militer di kota Rajo dekat perbatasan Turki menampung sekitar 2.000 narapidana, dengan sekitar 1.300 di antaranya diduga pejuang ISIS.

"Sekitar 20 tahanan telah melarikan diri, diduga pejuang ISIS," kata seorang sumber, seperti dikutip dari AFP. Selasa (7/2).


Sumber itu mengatakan, gempa gempa berkekuatan 7,8 yang diikuti oleh puluhan gempa susulan di wilayah tersebut menyebabkan kerusakan pada penjara, dengan dinding dan pintu retak, dan sebagian gedung penjara porak poranda.

Saat itulah, para tahanan mulai ricuh. Mereka membuat keributan yang dipicu oleh rasa takut kalau-kalau gempa akan mengubur mereka. Mereka berteriak meminta petugas membuka pintu penjara dan membuarkan mereka menyelamatkan diri. Sebagian berhasil abur melalui celah dari dinding dan pintu yang retak.

Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter melanda provinsi Kahramanmaras di tenggara Turki pada Senin malam. Getaran, diikuti oleh hampir 150 gempa susulan, dirasakan di sepuluh provinsi serta di negara-negara tetangga, termasuk Suriah, di mana kerusakan besar dan korban jiwa juga tercatat.

Di Suriah sendiri korban tewas akibat gempa terus bertambah hingga mencapai  1.559 pada Selasa siang (7/2), sementara korban luka berjumlah 3.648 orang.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya