Berita

Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana India berangkat ke Turki/Net

Dunia

Pertama dari Dua Tim Bantuan Bencana India Berangkat ke Turki

SELASA, 07 FEBRUARI 2023 | 13:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

India mengirimkan gelombang pertama bantuan kemanusiaan untuk Turki pada Selasa (7/2). Bantuan itu berupa pasokan medis, mesin bor, dan peralatan lain yang diperlukan.

Dalam cuitannya, Angkatan Udara India mengatakan bahwa C-17, sebuah pesawat angkut strategis, berangkat ke Turki  dengan membawa banyak bantuan beserta dengan tim pencarian dan penyelamatan dari Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF).

Tim NDRF beranggotakan 51 orang yang dipimpin oleh Wakil Komandan Deepak Talwar berangkat dari Bandara Hindon di Ghaziabad menuju Turki dengan pesawat Angkatan Udara India (IAF) pada Selasa dini hari, seperti dikutip dari Indian Expres. Juga dalam sebuah tweet, IAF mengatakan bahwa “C-17 IAF mengudara untuk Turki. Membawa tim Search and Rescue.


Upaya penyelamatan dilakukan setelah gempa 7,8 SR melanda Turki dan Suriah pada Senin (6/2).

Dalam sebuah pernyataan Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa dan rasa sedihnya yang mendalam, dan bahwa bahan bantuan akan segera dikirim berkoordinasi dengan pemerintah Turki.

"Dua tim NDRF yang terdiri dari 100 personel dengan regu anjing terlatih khusus dan peralatan yang diperlukan siap diterbangkan ke daerah yang dilanda gempa untuk operasi pencarian dan penyelamatan," isi pernyataan kantor perdana menteri, mengutip kata-kata Modi.

Tim medis juga disiapkan dengan dokter dan paramedis terlatih dengan obat-obatan esensial. Bahan bantuan akan dikirim berkoordinasi dengan pemerintah Turki dan Kedutaan Besar India di Ankara dan kantor Konsulat Jenderal di Istanbul.

Hingga Selasa pagi, jumlah korban di Turki mencapai 2.921, sementara di Suriah meningkat menjadi 1.451.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya