Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon/RMOL

Politik

Enggan Komentari Utang Anies Saat Pilkada 2017, Fadli Zon: Tanya Pak Sandiaga

SENIN, 06 FEBRUARI 2023 | 14:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis Partai Golkar Erwin Aksa yang menyebutkan Anies Baswedan masih memiliki utang sekitar Rp 50 miliar kepada Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno terkait Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2017 menjadi sorotan.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku tidak tahu sama sekali soal utang mantan orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut. Dia mempersilahkan untuk menanyakan langsung kepada Sandiaga Uno.

"Saya juga tidak tahu. Tanya Pak Sandiaga," kata Fadli Zon kepada wartawan di kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (6/2).


Adapun, kata Fadli Zon, mengenai perjanjian politik antara Anies dengan Prabowo di Pilkada DKI 2017 dia mengetahui hal tersebut. Bahkan, ia yang menulis perjanjian tersebut ada sejumlah poin terkait Pilkada DKI Jakarta.

"Kalau itu ada, ada (perjanjian Pilkada). Kebetulan saya mendraft, saya menulis dan ada 7 poin. Kalau itu urusannya, urusan Pilkada," tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis Partai Golkar Erwin Aksa menyebutkan Anies Baswedan masih memiliki utang sekitar Rp 50 miliar kepada Sandiaga Uno. Utang tersebut terkait Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2017.

"Karena waktu itu kan putaran pertama kan ya namanya juga lagi tertatih-tatih juga kan. Karena yang punya likuiditas itu Pak Sandi, kemudian memberikan pinjaman kepada Pak Anies," ujar Erwin dalam podcast Akbar Faizal Uncensored yang ditayangkan Sabtu (4/2).

Draft perjanjian utang tersebut, kata Erwin, dibuat oleh pengacara Sandiaga Uno. Menurut Erwin, utang Rp 50 tersebut belum lunas dibayar oleh Anies.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya