Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Sudan Selatan Bergejolak, Misi PBB Tingkatkan Patroli

SENIN, 06 FEBRUARI 2023 | 12:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bentrokan mematikan di Kabupaten Kajo-Keji, Sudan Selatan pada pekan lalu mendapat kecaman keras dari Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Sudan Selatan (UNMISS).

Perwakilan khusus sekretaris jenderal PBB di Sudan Selatan, Nicholas Haysom mendesak pihak berwenang segera menyelidiki dan menangkap pelaku kekerasan yang menewaskan 27 orang tersebut.

"Kekerasan ini tidak dapat diterima dan sangat kontras dengan pesan Ziarah Perdamaian Ekumenis ke Sudan Selatan, yang menyerukan perdamaian dan rekonsiliasi," ujarnya pada Minggu (5/2), seperti dimuat Xinhua.


Menurut laporan UNMISS, dalam dua minggu terakhir kekerasan meningkat hingga 45 kematian di Kajo-Keji dan Mangalla Payam, Negara Bagian Khatulistiwa Tengah Sudan.

Bentrokan mematikan disinyalir berasal dari ketegangan lama antara peternak dan masyarakat yang meluas di wilayah tersebut.

Menyusul banyaknya aksi kekerasan, UNMISS telah meningkatkan patroli ke daerah terdampak dan melibatkan pihak berwenang serta tokoh masyarakat, untuk mengakhiri permusuhan secara damai.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya