Berita

Tony Rosyid/Ist

Publika

Membaca Strategi Koalisi Perubahan

OLEH: TONY ROSYID
SENIN, 06 FEBRUARI 2023 | 09:13 WIB

ADALAH Nasdem, partai yang pertama kali deklarasikan Anies Baswedan. Tepatnya 3 Oktober 2022. Jelang akhir jabatannya sebagai Gubernur DKI, Anies diumumkan secara resmi oleh Nasdem sebagai calon presiden.

Meski Nasdem bagian dari koalisi pemerintahan 2014-2024, partai besutan Surya Paloh ini berani ambil keputusan yang menantang risiko. Publik melihat penguasa tidak berpihak, bahkan cenderung menentang pencalonan Anies.

Banyak fakta yang bisa membantu menjelaskan upaya penjegalan terhadap ini. Tapi, Nasdem sebagai bagian dari koalisi pemerintah justru capreskan Anies.


Dengan mendeklarasikan Anies, Nasdem harus bersitegang dengan istana, bahkan dengan sejumlah partai koalisinya di pemerintahan. Ancaman reshuffle terhadap tiga menteri Nasdem terus digaungkan oleh sejumlah koalisi istana.

Bahkan sejak deklarasi, ada pihak-pihak yang terus gembosi Nasdem. Nasdem pun ikutan dituduh kadrun, dan semacamnya. Meski begitu, Nasdem nampaknya tidak goyah. Tetap istiqamah kawal Anies untuk tetap maju berkontestasi di Pilpres 2024.

Bukan Nasdem kalau tidak berani membuat terobosan dalam politik. Tentu dengan kalkulasi terukur, seperti ketika Nasdem mendukung Jokowi dua periode (2014 dan 2019) dan Ridwan Kamil di Pilgub Jawa Barat 2018.

Meski sendirian, keputusan Surya Paloh mengusung Anies terus mendapat sambutan euforia dari para pendukung Anies di berbagai daerah. Di mana ada Anies, di situ massa membeludak. Nasdem konsisten mengawal kampanye Anies. Ini membuktikan totalitas kerja politiknya.

Setelah hampir empat bulan Nasdem sendirian menemani Anies, kini dua anggota partai Koalisi Perubahan yang lain telah menyatakan dukungannya secara resmi.

Demokrat mengumumkannya pada 26 Januari 2023, disusul PKS pada 30 Januari 2023. Dengan tiga partai ini, Koalisi Perubahan telah melengkapi syaratnya untuk mencapreskan Anies.

Dengan tiga partai telah resmi dalam Koalisi Perubahan, kini koalisi pengusung Anies ini tampaknya semakin percaya diri dalam bergerak, bahkan bermanuver.

Beberapa waktu lalu, Surya Paloh datangi Airlangga, minta Golkar ikut gabung. Asumsinya, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan bubar karena tak punya capres.

Sebelumnya, Ahmad Ali, Waketum Nasdem sambangi Gerindra dan PKB. Diprediksi koalisi Gerindra-PKB sulit diwujudkan karena kebutuhan objektif kedua partai ini berbeda dan tidak ada titik temu.

Situasi inilah yang dimanfaatkan Surya Paloh dan Ahmad Ali untuk menarik kedua koalisi yang belum jelas itu untuk bergabung ke Koalisi Perubahan. Bahkan Surya Paloh sempat menyinggung PDIP.

Seolah Surya Paloh ingin sampaikan jika PDIP ikut gabung juga ke Koalisi Perubahan, ini akan lebih menarik lagi. Jika tidak pun, komunikasi politik mesti tetap dilakukan dalam alam demokrasi yang tenang tanpa kegaduhan, apalagi permusuhan.

Manuver yang dilakukan oleh Surya Paloh, dan kemungkinan nanti oleh pimpinan PKS dan Demokrat, ini semua menunjukkan kepercayaan diri Koalisi Perubahan untuk menatap kemenangan Pilpres 2024.
 
Penulis adalah Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya