Berita

Kanselir Jerman Olaf Scholz/Net

Dunia

Scholz: Putin Tidak Pernah Berbicara dengan Nada Mengancam kepada Saya atau Jerman

SENIN, 06 FEBRUARI 2023 | 06:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia dan Jerman memiliki pandangan yang berbeda tentang perang di Ukraina.

Kanselir Jerman Olaf Scholz dalam sebuah wawancara dengan dengan surat kabar Jerman Bild mengatakan ia telah mengingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa Moskow  memiliki tanggung jawab atas perang tersebut dalam sebuah percakapan telepon.

Scholz kemudian meluruskan kabar yang menyebutkan bahwa Putin melakukan pembicaraan dengan nada ancaman terhadap beberapa negara Barat. Saat


Scholz menegaskan, Putin tidak pernah mengancamnya, merujuk pada klaim mantan perdana menteri Inggris, Boris Johnson yang mengatakan bahwa Putin mengancamnya dengan serangan rudal.

"Putin tidak mengancam saya atau Jerman" kata Scholz.

Rusia telah menginvasi tetangganya tanpa alasan, untuk mengambil bagian dari Ukraina atau seluruh negara di bawah kendalinya, menurut kata Scholz. Ia berupaya mengingatkan Putin untuk segera menghentikan perang tersebut.

Namun begitu, menurut Scholz, Jerman akan tetap tenang dan terus mempertimbangkan semua keputusan, termasuk soal pasokan senjata. Hal yang dilakukan dengan ceroboh akan sangat berbahaya, katanya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya