Berita

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Jamiluddin Ritonga: Tanpa Koalisi PDIP Sulit Menang Hattrick

SENIN, 06 FEBRUARI 2023 | 05:10 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Saat partai lain sudah menunjukkan kelompok koalisi untuk pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024, PDIP hingga saat ini belum.memunculkan capresnya.

Namun demikian, konon siapa nama capresnya sudah di kantong Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga mengamati, PDIP belum mengumumkan capres karena tersandera keinginan untuk mengusung Puan Maharani.


Kata Jamiluddin, ada kehawatiran, kalau diumumkan lebih awal akan Puan Maharani mendapat penolakan dari akar rumput.

"Akar rumput di PDIP tampaknya lebih menginginkan Ganjar Pranowo menjadi capres. Keinginan akar rumput itu pastinya sudah diketahui Megawati," demikian kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/2).

Atas dasar itulah, tambah Jamiluddin, Megawati terkesan mengukur waktu untuk mengumumkan capresnya. Untuk itu, dibuat prakondisi bahwa PDIP memilih capres bukan karena popularitas dan elektabilitas.

"Pembenaran itu tentunya untuk membenarkan Puan dijadikan capres. Sebab, Puan hingga saat ini elektabilitasnya masih rendah. Berbagai upaya sudah dilakukan, namun elektabilitasnya tetap tidak naik," jelas mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta ini.

Jamiluddin menyampaikan spekulasi politiknya, yakni ada kemungkinan Megawati akan mengusung Puan-Ganjar. Duet ini tampaknya pilihan jalan tengah agar akar rumput tidak bereaksi.

"Kalau itu jadi pilihan, maka PDIP dalam mengusung pasangan capres tidak berkoalisi. Pilihan ini memang baik untuk menentramkan internal PDIP, namun peluang untuk menang hattrick relatif kecil," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya