Berita

Lambang PDI Perjuangan/Net

Politik

PDIP Enggan Koalisi dengan Parpol Doyan Impor, Kalau Dibalas Partai Koruptor Bansos Gimana?

MINGGU, 05 FEBRUARI 2023 | 19:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang mengaku enggan berkoalisi dengan partai politik yang doyan impor dianggap tidak tepat jika diarahkan ke menteri yang berasal dari Partai Nasdem.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, menteri merupakan pembantu Presiden Joko Widodo. Apalagi, tidak ada visi dan misi menteri, melainkan hanya ada visi dan misi presiden. Untuk itu, kebijakan impor merupakan kebijakan dari Presiden Jokowi.

"Tidak ada visi misi menteri, yang ada adalah visi misi presiden. Jadi Hasto keliru, masa sekelas Sekjen nggak ngerti? Aneh dan lucu aja," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/2).


Muslim pun menilai, jika tuduhan Hasto diarahkan ke Partai Nasdem, nantinya akan ada balasan dari Nasdem bahwa PDIP dianggap sebagai partai koruptor bansos. Mengingat, petinggi PDIP, yakni Juliari Peter Batubara terjerat kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos).

"Narasi partai doyan impor yang dituduhkan ke oleh PDIP ke Nasdem, kalau dibalas Nasdem dengan partai koruptor bansos gimana dong? Malu kan nanti PDIP? Katanya klaim partai wong cilik, kok jatah wong cilik dalam bentuk bansos saja diembat juga? Kan PDIP juga yang jadi bulan-bulanan kan?" pungkas Muslim.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya