Berita

Mantan anggota tim negosiasi Taliban, Suhail Shaheen/Net

Dunia

Taliban Sambut Anggaran Bantuan Pembangunan Afghanistan dari India

MINGGU, 05 FEBRUARI 2023 | 09:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban mengapresiasi dan menyambut anggaran baru bantuan pembangunan Afghanistan dari India untuk tahun 2023-2034. Taliban menyebut bantuan tersebut akan meningkatkan hubungan dan kepercayaan kedua negara.

Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman telah mengusulkan paket bantuan pembangunan senilai 25 juta dolar AS untuk Afghanistan dalam Anggaran Persatuan.

Ini adalah tahun kedua India memberikan bantuan setelah Taliban menguasai Afghanistan. Pengumuman awal dibuat dalam anggaran tahun lalu.


"Kami menghargai dukungan India untuk pembangunan Afghanistan. Ini akan membantu meningkatkan hubungan dan kepercayaan antara kedua negara," kata mantan anggota tim negosiasi Taliban, Suhail Shaheen, seperti dimuat Khaama Press.

Ketika Taliban merebut kekuasaan di Kabul pada Agustus 2021, hubungan antara Afghanistan dan India menjadi tegang, dan sebagian besar inisiatif yang didukung oleh India terhenti.

Mengenai hal ini, Shaheen berkata ada berbagai proyek di Afghanistan yang didanai India.

"Jika India melanjutkan pengerjaan proyek ini, itu akan meningkatkan hubungan antara kedua negara dan menghilangkan ketidakpercayaan," tambahnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya