Berita

Jet tempur F-22 Amerika Serikat (AS) saat menembak jatuh balon mata-mata China/Net

Dunia

F-22 Tembak Jatuh Balon Mata-mata China, AS Tutup Tiga Bandara

MINGGU, 05 FEBRUARI 2023 | 08:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat (AS) menutup akses keberangkatan dan kedatangan di tiga bandara sebagai tindak lanjut dari kontroversi kemunculan balon mata-mata China.

Dalam pemberitahuannya pada Sabtu (4/2), FAA menyebut penutupan bandara dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan nasional.

Departemen Pertahanan AS mengkonfirmasi jet tempur F-22 menjatuhkan balon di atas perairan teritorial AS.


Jet tempur F-22 menembak jatuh balon di ketinggian tinggi dengan satu rudal AIM-9X Sidewinder, dan jatuh sekitar enam mil laut di lepas pantai AS pada pukul 14.39 waktu setempat.

Pejabat pertahanan mengatakan puing-puing itu mendarat di perairan setinggi 47 kaki, lebih dangkal dari yang mereka perkirakan di dekat Pantai Myrtle, Carolina Selatan.

Militer sekarang berusaha mengumpulkan puing-puing yang tersebar sejauh tujuh mil. Dua kapal angkatan laut, termasuk satu dengan derek berat untuk pengumpulan.

Dimuat BBC, rekaman di jaringan televisi AS menunjukkan balon jatuh ke laut setelah ledakan kecil.

Dalam sebuah pernyataan beberapa jam kemudian, Kementerian Luar Negeri China menyayangkan langkah tersebut.

"Pihak China telah berulang kali memberi tahu pihak AS setelah verifikasi bahwa pesawat itu untuk penggunaan sipil dan memasuki AS karena force majeure, itu benar-benar kecelakaan," kata Kemlu China.

Penemuan balon yang diyakini sebagai balon mata-mata itu memicu krisis diplomatik antara AS dan China. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken segera membatalkan perjalanan akhir pekan ini ke China karena penemuan balon tersebut.

Pihak berwenang China membantah itu adalah pesawat mata-mata, dan sebaliknya mengatakan itu adalah kapal cuaca yang tersesat.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya