Berita

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Mohamad Luthfi/RMOLJabar

Politik

Bantah Isu Mohamad Luthfi Lompat ke Golkar, Hasan Basori: Ia Kader PKB Selamanya

MINGGU, 05 FEBRUARI 2023 | 05:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Cirebon membantah kabar yang menyebutkan Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Mohamad Luthfi, akan pindah ke Partai Golkar akibat ketidakharmonisan.

Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon, Hasan Basori menjelaskan, walaupun Luthfi tidak mendaftar lagi menjadi caleg di Kabupaten Cirebon pada 2024, namun ia masih tercatat sebagai kader PKB. Sehingga kabar Luthfi dibuang oleh PKB dan akan pindah ke partai politik lain itu tidak benar.

“Incumbent hari ini ada sepuluh, sembilan sudah menyatakan di Kabupaten Cirebon dan memang Ketua DPRD akan naik menjadi caleg DPR RI, jadi berita Luthfi pindah ke Partai Golkar itu hoax,” tegas Hasan Basori saat ditemui Kantor Berita RMOLJabar, di Kantor Sekretariat DPC PKB dibilangan jalan Fatahillah Sumber, Sabtu (4/2).


Hasan kembali menegaskan, Luthfi merupakan kader inti dan menjadi pengurus DPW PKB Jawa Barat. Sehingga tidak terdaftar sebagai pengurus DPC PKB Kabupaten Cirebon.

Ia pun memastikan posisi Ketua DPRD masih dalam pelukan parpol pimpinan Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu.

Untuk memastikan dan mengklarifikasi kabar Ketua DPRD akan pindah ke Partai Golkar adalah hoax, dirinya sudah memerintahkan Sekretaris DPC PKB memanggil Luthfi.

“Kami sudah memanggil Ketua DPRD untuk menguatkan komunikasi dan mengklarifikasi beredarnya isu tersebut dan Luthfi adalah kader PKB selamanya,” tutupnya.

Suhu politik di Kabupaten Cirebon memang sedikit memanas akibat ketidakharmonisan antara Hasan Basori (Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon) dengan Mohamad Luthfi (mantan Ketua DPC PKB yang juga Ketua DPRD Kabupaten Cirebon) yang memuncak dalam sepekan terakhir.

Rumor yang berkembang Luthfi dikabarkan akan pindah Partai mengikuti jejak Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yakin bernaung di bawah beringin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya