Berita

Bakal calon Presiden RI, Anies Baswedan/Net

Politik

Cawapres Pendamping Anies Harus Buat Koalisi Lebih Solid, Bukan Sebaliknya

MINGGU, 05 FEBRUARI 2023 | 01:27 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Posisi calon wakil presiden yang akan mendampingi Anies Baswedan harus bisa membuat koalisi partai pengusung menjadi lebih solid. Bukan justru membubarkan koalisi.

"Posisi cawapres menjadi salah satu faktor yang akan menentukan solid tidaknya Koalisi Perubahan. Bisa jadi koalisi bubar di tengah jalan jika terjadi deadlock, meskipun ketiga partai sudah sepakat mengusung Anies," ucap Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (4/2).

Untuk itu, Koalisi Perubahan yang disokong Nasdem, PKS, dan Demokrat harus segera menentukan sosok Cawapres yang tepat bagi Anies.


Menurut Karyono, bisa saja opsi kader partai dapat lebih mendongkrak suara koalisi. Sekaligus memberikan edukasi politik ke masyarakat terkait pengkaderan di partai politik.

Selain itu, keuntungan menentukan capres dan cawapres di awal juga menjadikan masyarakat bisa tahu dan memiliki opsi saat memberikan suaranya pada Pemilu 2024.

"Posisi cawapres masih belum disepakati. Bisa dari kader partai maupun dari kalangan nonparpol. Namun demikian, dari sisi elektabilitas, Anies harus membutuhkan figur cawapres yang dapat menaikkan elektabilitas pasangan," tegas Karyono.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya