Berita

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari/RMOL

Politik

KPU RI Anulir Penetapan Timsel KPUD di Tiga Provinsi, Apa Alasannya?

SABTU, 04 FEBRUARI 2023 | 17:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penetapan Tim Seleksi Komisi Pemilihan Umum (Timsel KPU) tingkat Provinsi dianulir KPU RI. Tidak lebih dari lima orang timsel di tiga wilayah yang diganti.

Hal tersebut tertuang pada Surat Keputusan (SK) KPU RI 61/2023 tentang Perubahan SK 47/2023 tentang Penetapan Keanggotaan Timsel Calon Anggota KPUD di 20 Provinsi yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (4/2).

Beleid yang ditandatangani oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, pada 2 Februari 2023 lalu merupakan tindaklanjut dari aduan masyarakat yang dibuka oleh KPU RI hingga 30 Januari 2023 lalu.


Dapat dilihat dari Surat Pengumuman KPU RI yang berpatokan pada SK 47/2023, cuma ada tiga provinsi yang struktur keanggotaan timselnya berubah.

Tiga provinsi itu di antaranya Bengkulu, Sulawesi Tengah, dan Papua Selatan. Namun jika ditotal, anggota timsel yang dikeluarkan dari tiga daerah itu tak sampai lima orang.

Sebab, di Bengkulu hanya diganti satu orang, yaitu dari semulanya Nurlianti Muzni menjadi Dian Mustika Maya.

Kemudian, di Sulawesi Tengah hanya satu orang anggota timsel yang diganti, yaitu dari awalnya Harun Nyak Abu Itam menjadi Vitayanti Fattah.

Sedangkan di Papua Selatan, anggota timsel yang diganti ada dua orang. Yaitu, dari awalnya Damianus Katayu dan Leonardus Mahuze diganti menjadi Helmi Toatubun dan Samson Walewawan. 

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya