Berita

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken/Net

Dunia

Gara-gara Balon China, Menlu AS Antony Blinken Batalkan Kunjungan ke Beijing

SABTU, 04 FEBRUARI 2023 | 06:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana kunjungan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken ke Beijing akhirnya ditunda setelah insiden balon mata-mata China di atas daratan Amerika Serikat minggu ini.

Blinken dijadwalkan mengunjungi Beijing pada akhir pekan untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping, menjadikannya menteri luar negeri pertama yang mengunjungi China sejak 2018.

Setelah pengumuman Pentagon terkait penampakan balon yang diduga mata-mata China, anggota parlemen Republik dan Demokrat dengan cepat meminta Blinken untuk membatalkan perjalanannya.


Seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri memberi pengarahan kepada wartawan tentang keputusan tersebut. Menurutnya, Blinken seharusnya pergi pada Jumat malam (4/2).

Pejabat tersebut mengatakan bahwa setelah berkonsultasi dengan mitra antarlembaga dan Kongres, disimpulkan bahwa kondisinya tidak tepat bagi Blinken untuk melakukan perjalanan ke China.  

Menurut pejabat tersebut, Amerika Serikat tidak mau membesar-besarkan situasi tentang "balon mata-mata", tetapi juga khawatir hal itu berdampak pada pertemuan Blinken dengan Xi.

Ia juga mengecam insiden itu sebagai pelanggaran yang jelas terhadap kedaulatan AS yang tidak dapat diterima.

"Namun demikian, Menlu masih berencana untuk melakukan perjalanan ke China pada kesempatan paling awal ketika kondisi memungkinkan,” kata pejabat tersebut.

Sekretaris Pers Departemen Pertahanan AS Pat Ryder mengatakan bahwa objek udara, yang dianggap sebagai balon mata-mata China, terlihat bergerak di bagian utara Amerik, tetapi komandan militer merekomendasikan untuk tidak menembak jatuh balon itu karena khawatir puing-puingnya membahayakan orang-orang di bawahnya.

Beijing sendiri telah mengklaim bahwa apa yang disebut sebagai balon mata-mata oleh Pentagon sebenarnya adalah pesawat yang digunakan untuk penelitian meteorologi dan ilmiah lainnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya