Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Dalam pernyataannya pada Jumat (3/2), Kementerian Luar Negeri China mengatakan balon itu adalah pesawat sipil yang digunakan terutama untuk penelitian meteorologi. Pesawat itu memiliki kemampuan kemudi yang terbatas, dan "menyimpang jauh dari jalur yang direncanakan" yang disebabkan oleh angin.
"Pemerintah China menyesalkan masuknya pesawat yang tidak disengaja ke wilayah udara AS karena force majeure," kata Kementerian dalam pernyataannya, menggunakan istilah hukum yang digunakan untuk merujuk pada peristiwa di luar kendali manusia.
Populer
Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Senin, 02 Februari 2026 | 13:47
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41
Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51
UPDATE
Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17
Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13
Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08
Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00
Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51
Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32
Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27
Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20
Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08
Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06