Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno/Net

Politik

DPR Ingatkan Sandiaga Uno Jamin Keamanan Aplikasi untuk Tarik WNA ke Indonesia

SABTU, 04 FEBRUARI 2023 | 04:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wacana Kemenparekraf akan menarik WNA datang berkunjung ke Indonesia dengan menggunakan aplikasi apapun seperti Tik Tok diapresiasi oleh politisi senayan. Salah satu apresiasi berasal anggota Komisi X DPR RI, Illiza Sa'aduddin Djamal.

Meski mengapresiasi, Illiza mengingatkan Kemenparekraf  tetap mengedepankan sistem keamanan hingga transparansi secara terbuka untuk bisa hal ini jika sewaktu-waktu bisa dipertanggungjawabkan.

"Platform atau aplikasi sepanjang aspek keamanannya, keterbukaan, transparansi, dan jelas tujuan serta konsekwensi akan dihadapi dari keinginan atau wacana tersebut," kata Illiza, Jumat (3/2).


Illizamengatakan penggunaan aplikasi memang tidak bisa dihindari lagi, apalagi dengan adanya artificial Intellegence (AI). Menurutnya, aplikasi adalah bagian dari transformasi tehnologi.

Kata Illiza, saat ini mulai dilakukan dimanapun, kapanpun dan kepada siapapun, tidak terkecuali kepada wisatawan China dengan  pengajuan visa WNA via platform atau aplikasi.

Akan tetapi semua wisman dalam artian negara harus mendapat pengawalan dan informasi akurat serta terbuka baik sebelum, sedang dan selesai dari kunjungan sebagai wisman.

"Ini penting agar negara tidak dirugikan atas informasi masuk dan keluar wisman tersebut," ujar politikus PPP ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan, sejumlah inovasi harus dilakukan untuk mencapai target wisatawan mancanegara yang jumlahnya mencapai 7,4 juta orang atau naik dua kali lipat dibanding tahun lalu.

Salah satunya terkait wacana aplikasi seperti TikTok untuk WNA, terutama dari China, mengajukan visa ke tanah air.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya