Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam konferensi pers di Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta pada Jumat, 3 Februari 2023/Ist

Dunia

Menlu ASEAN Sepakat Bersatu Selesaikan Krisis Myanmar

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 21:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Konflik berkepanjangan di Myanmar menjadi bahasan utama yang diangkat dalam Working Luch atau makan siang kerja para menteri luar negeri (menlu) ASEAN pada Jumat (3/2).

Dalam pertemuan tersebut, para menlu berdiskusi dan sepakat bersatu untuk menyelesaikan konflik di Myanmar.

"Para menlu menegaskan kembali pendekatan bersatu, saya ulangi, pendekatan bersatu dalam menyikapi situasi di Myanmar," tegas Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam konferensi pers di Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta.


Retno mengatakan, kerja sama ASEAN tersebut akan dilandaskan pada implementasi lima poin konsensus (5PC).

"Five-Point Consensus (5PC) menjadi acuan utama untuk mengatasi krisis Myanmar," ujarnya.

Sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Retno mengatakan, Indonesia juga berkesempatan memberikan pengarahan tentang pendekatan mengatasi krisis Myanmar.

Keketuaan Indonesia, disebut Retno, akan terus mengedepankan tiga pendekatan yang akan memfasilitasi terwujudnya dialog nasional yang inklusif.

Pertama, mendorong keterlibatan seluruh pemangku kepentingan Myanmar. Kedua, membangun kondisi yang kondusif melalui pengurangan kekerasan dan bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan. Ketiga, meningkatkan kerja sama yang lebih luas dan bersinergi dengan negara-negara tetangga yang memiliki kepedulian terhadap isu Myanmar dan Utusan Khusus PBB.

Tiga pendekatan yang diajukan Indonesia tersebut telah memperoleh dukungan penuh dari para menlu yang hadir.

Working Luch merupakan bagian dari rangkaian acara ASEAN Foreign Ministers' (AMM) Retreat. Sekretaris Jenderal baru ASEAN, Kao Kim Hourn turut hadir.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya