Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, tak merasa khawatir dengan manuver Nasdem dan partai politik lain dalam menghadapi 2024/RMOL

Politik

Tak Khawatirkan Manuver Nasdem Cs, Hasto: PDIP kan Bersama Rakyat

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 14:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP menanggapi santai manuver politik Partai Nasdem cs yang melakukan konsolidasi menyongsong Pilpres 2024 pada hari ini, Jumat (3/2), di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya tidak merasa “ketinggalan kereta” dalam menghadapi Pemilu 2024. Sebab, PDIP masih bekerjasama dengan parpol pendukung pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

“PDIP sudah membentuk kerja sama dengan Pak Jokowi, Pak Maruf Amin. Ada Partai Golkar, Nasdem, PKB, PPP, PAN, Gerindra, itu kan kerja sama yang sudah dibuat oleh PDIP. Bahwa setiap partai dalam rangka Pemilu 2024 melakukan berbagai pengerucutan itu hal yang wajar,” kata Hasto kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (3/2).


Hasto juga memastikan PDIP masih menunggu waktu yang tepat untuk berkoalisi dengan partai politik laun dalam menyongsong 2024.

Lebih jauh, ditanya mengenai kepastian apakah PDIP tidak akan sendirian di Pemilu 2024 dan bakal membuka ruang koalisi dengan partai lain, Hasto menegaskan bahwa PDIP tidak pernah merasa sendirian karena selalu bersama rakyat Indonesia.  

“PDIP kan bersama rakyat,” tandasnya.

Tim Kecil Anies Baswedan yang terdiri dari perwakilan Demokrat, Nasdem dan PKS melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat siang (3/2).

Wakil Ketua Dewan Syuro PKS, Sohibul Iman menyebut pertemuan dengan bos Nasdem tersebut antara lain untuk membahas Koalisi Perubahan yang akan dideklarasikan tiga partai (PKS, Nasdem, Demokrat).

“Ya sudah pasti lah (bahas Koalisi Perubahan),” ucap Sohibul Iman kepada wartawan di DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis petang (2/2).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya