Berita

Ketum Nasdem, Surya Paloh, saat menyambangi, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Rabu (1/2)/RMOL

Politik

Agresif Safari Politik ke Parpol Koalisi Jokowi, Surya Paloh Ingin Tunjukkan Kelasnya

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 13:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Safari politik Partai Nasdem dalam beberapa hari ke belakang memunculkan persepsi publik tentang pengkondisian kekuatan baru di luar arus rezim yang berkuasa sekarang ini.

Terkini, Ketum Nasdem, Surya Paloh, menyambangi Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (1/2). Sebelumnya, ia sempat menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.

Tak hanya itu, Surya Paloh juga mengirim sejumlah elite Partai Nasdem untuk menyambangi Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Gerindra dan PKB di bilangan Jakarta Pusat pada pekan kemarin. Bahkan, ia juga mendatangi Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurthi Yudhoyono, pada akhir Januari 2023.


"Surya Paloh saat ini agresif bersilaturahmi, padahal biasanya menunggu didatangi," ujar pengamat politik Citra Institute, Efriza, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/2).

Agresivitas Surya Paloh mengunjungi parpol-parpol itu, menurut Efriza, sebagai bentuk perdagangan politik gagasan untuk melawan rezim yang sekarang ini berada di tangan PDI Perjuangan. Salah satunya dalam bentuk penawaran Anies Baswedan sebagai capres 2024.

"Ia amat ingin menunjukkan kelasnya kepada PDIP khususnya, yang sudah meremehkan Nasdem ketika meminang Ganjar Pranowo ditolak (oleh PDIP), dan dianggap partai yang tak punya kader ingin dan menaikkan elektabilitas dari menunggangi kader lain," tuturnya.

"Oleh sebab itu, misi besar Surya Paloh ingin mematahkan persepsi itu, dengan mensejajarkan Nasdem yang diperhitungkan dalam pilpres meski tidak punya kader tetapi ia adalah king maker bukan kaleng-kaleng," demikian Efriza.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya