Berita

Produser film Iran, Jafar Panahi/Net

Global

Tidak Kunjung Bebas, Produser Film Iran Mulai Aksi Mogok Makan di Penjara

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 08:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Produser film terkenal di Iran, Jafar Panahi, melakukan aksi mogok makan lantaran tak kunjung dibebaskan setelah dipenjara selama enam bulan terakhir dengan tuduhan propaganda.

Panahi memulai aksi mogok makan pada Rabu (1/2). Itu dilakukan setelah pada Oktober lalu, pengadilan membatalkan vonis terhadap Panahi dan memerintahkan sidang ulang. Sehingga Panahi mempunyai peluang besar untuk dibebaskan.

Akan tetapi hingga saat ini ia masih berada dibalik jeruji besi penjara Evin di Teheran.


"Hari ini, seperti banyak orang yang terjebak di Iran, saya tidak punya pilihan selain memprotes perilaku tidak manusiawi ini dengan harta paling berharga, hidup saya," kata Panahi, lewat pernyataan yang dirilis olah sang istri, seperti dikutip Al Arabiya pada Kamis (2/2).

Lewat istrinya, Panahi mengaku mendapat perilaku yang tidak menyenangkan dari aparat keamanan di dalam penjara tersebut.

Kini ia menyatakan akan melakukan aksi mogok makan sampai dibebaskan dari penjara, yang ia sebut sebagai tindakan penyanderaan dari otoritas Iran.

"Saya akan tetap dalam keadaan ini sampai mungkin tubuh tak bernyawa saya dibebaskan dari penjara," tambahnya.

Panahi yang filmnya sering memenangkan festival film Eropa ini ditangkap pada Juli lalu atas tuduhan propaganda melawan sistem.

Penangkapan Panahi terjadi setelah ia menghadiri sidang pengadilan rekannya di industri perfilman, Mohammad Raoulof. Namun, pada Januari kemarin, Raouluf telah dibebaskan karena alasan kesehatan.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya