Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dukung Ukraina, Sejumlah Rumah Sakit Eropa jadi Sasaran Hacker Rusia

KAMIS, 02 FEBRUARI 2023 | 10:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejumlah rumah sakit di Eropa, termasuk Belanda, diduga menjadi target kejahatan siber yang dilancarkan oleh hacker pro-Rusia.

Menurut Otoritas Pusat Keamanan Siber Nasional Belanda (NCSC) pada Rabu (1/2), beberapa situs web rumah sakit di Belanda dan negara-negara Eropa lain sempat mengalami gangguan akibat serangan siber Rusia.

"Rumah sakit Eropa termasuk di Belanda kemungkinan besar dihantam oleh kelompok peretas pro-Rusia Killnet,” kata NCSC dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat AFP.


Hacker pro-Rusia, Killnet, disebut NCSC berupaya menyerang negara-negara pendukung perang Ukraina dengan membuat sistem websitenya menjadi tidak normal.

"Kelompok ini mengumumkan serangan DDoS antara lain, rumah sakit (di negara) yang membantu Ukraina dalam perangnya melawan Rusia," jelas NCSC.

NCSC mengatakan, meskipun laporan mengatakan bahwa Killnet mengancam akan menargetkan sekitar 31 rumah sakit di seluruh Belanda, sejauh ini hanya Rumah Sakit UMCG yang terpengaruh.

“Saat ini serangan DDoS berhasil dimitigasi dan dampak serangannya terbatas,” kata badan siber tersebut.

Situs web rumah sakit terbesar Belanda, UMCG di Kota Groningen mogok akibat serangan peretas pada Sabtu (28/1).

Rumah sakit di Inggris, Jerman, Polandia, Skandinavia, dan Amerika Serikat juga dikatakan menjadi sasaran.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya