Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Usul Jabatan Gubernur Dihapus Usai Isu Tunda Pemilu Tak Tembus, PKB Diprediksi Bisa Rusak Dipimpin Cak Imin

RABU, 01 FEBRUARI 2023 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Manuver politik yang kembali ditunjukan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dengan mengusulkan jabatan gubernur dihapuskan, diprediksi bakal memberikan efek buruk bagi parpol yang ia pimpin sekarang ini.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai sosok yang kerap disapa Cak Imin itu selalu memberikan usulan yang tidak sama sekali memiliki dasar hukum ketatanegaraan yang jelas.

“Waktu lalu Cak Imin mengusulkan pemilu ditunda tapi tak tembus. Kini ada usulan baru yang cukup irasional dari Ketua Umum PKB ini mengenai peniadaan jabatan kepala daerah setingkat gubernur,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/2).


Sebagai contoh, doktor ilmu komunikasi politik America Global University ini menyebutkan struktur pemerintahan di negeri “Paman Sam” yang juga menganut sistem demokrasi tetap memiliki nomenklatur gubernur sebagai otoritas pemerintahan di daerah.

“Di negara manapun ada gubernur, dan ada pemilihan gubernur. Contoh di Amerika ada Gubernur New York sampai Gubernur California,” urainya.

Maka dari itu, Jerry melihat Cak Imin hanya mencari sensasi dalam berpolitik sehingga berpotensi merugikan PKB yang akan ikut berlaga di kontestasi Pemilu Serentak 2024.

“Saya kira PKB bisa rusak di tangan Cak Imin dengan usulan-usulan di luar nalar,” demikian Jerry menambahkan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya