Berita

Plt Ketua Umum DPP PPP, Muhammad Mardiono (kanan) bersama sejumlah pengurus DPW PPP Aceh/RMOLAceh

Politik

Termasuk Pertahankan Kursi DPR RI, Ini yang Diinstruksikan Mardiono ke Kader PPP Aceh

RABU, 01 FEBRUARI 2023 | 12:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seluruh kader dan pengurus di Aceh saat ini tengah mendapatkan perhatian khusus dari DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pasalany, pada 2019, saat daerah lain mengalami penurunan kursi, Aceh justru mengalami kenaikan.

"Pada hasil 2014 hanya satu kursi. Namun 2019 mengalami kenaikan mendapatkan dua kursi legislatif di DPR RI," ujar Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Muhammad Mardiono, kepada wartawan disela-sela Rapat Kerja wilayah (Rakerwil) DPW PPP Aceh, Selasa (31/1).

Mardiono meminta agar kader dan pengurus di Aceh untuk tetap mempertahankan perolehan dua kursi legislatif di DPR RI di 2024 mendatang. Demikian juga dengan kursi di DPR Aceh. Sebelumnya pada Pemilu 2019, PPP hanya mampu mengirim enam kader atau satu fraksi ke DPR Aceh, dari total 10 dapil di Aceh.


Karena itu, Mardiono berharap di dalam Rakerwil kali ini, DPW PPP Aceh bisa melahirkan sebuah solusi dan strategis untuk mempersiapkan jelang Pemilu 2024 mendatang. Strategi tersebut termasuk memperjuangkan Dapil yang masih kosong bisa terisi perwakilan.

"Maka itu, keniscayaan politik kalau tanpa perwakilan mustahil kita memperjuangkan hak-hak rakyat," ujar dia, diwartakan Kantor Berita RMOLAceh, Rabu (1/2).

Selain itu, menurut Mardiono, PPP merupakan salah satu partai berasaskan Islam yang tentu menyatu dengan sejumlah masyarakat di Aceh. Sehingga dengan banyak perwakilan di legislatif akan bisa memperjuangkan aspirasi rakyat Aceh.

"Kita berharap keterwakilan di tahun 2024 akan lebih banyak lagi, sehingga akan bisa memperjuangkan hak-hak rakyat Aceh secara maksimal," tutup Mardiono.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya