Berita

Gibran dan Kaesang disarankan tak terjun ke dunia politik saat sang ayah sudah tak lagi berkuasa/Net

Politik

Muslim Arbi: Sebaiknya Anak-anak Jokowi Tak Usah Cawe-cawe ke Dunia Politik, Bisa Fatal

RABU, 01 FEBRUARI 2023 | 09:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Karier politik anak dan mantu Presiden Joko Widodo berpotensi terhenti setelah sang ayah tidak lagi berkuasa. Untuk itu, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution disarankan untuk berhenti dari dunia politik.

Bahkan, Kaesang Pangarep yang belum lama ini menyatakan ingin mengikuti jejak ayah dan kakaknya, disarankan tidak ikut masuk ke dunia politik.

"Sebaiknya anak-anak dan mantu Jokowi jangan lagi berkiprah di dunia politik. Karena dinasti politiknya Jokowi akan berakhir dengan habisnya masa kekuasaan bapak dan mertuanya," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/2).


Muslim menilai, karier anak-anak dan menantu masih bisa diselamatkan pada saat Jokowi masih berkuasa. Akan tetapi, akan celaka saat Jokowi sudah tidak berkuasa.

"Apalagi kasus Gibran dan Kaesang masih mengkrak di KPK. Begitu bapaknya tidak berkuasa, kasus-kasus KKN anak-anak Jokowi yang mangkrak pasti akan dibuka kembali. Gibran dan Kaesang bisa jadi buronan KPK. Akan jadi pesakitan. Itulah hukum besi sejarah," tutur Muslim.

Sebab, kata Muslim, hal itu pernah terjadi dalam kasus Tommy Soeharto. Sehingga, sangat mungkin kasus Gibran dan Kaesang seperti dalam laporan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun, bahkan Jokowi dalam kasus ijazah palsu, akan bernasib sama seperti Tommy.

"Jadi sebaiknya anak-anak Jokowi tidak usah cawe-cawe ke dunia politik, bisa cilaka dan fatal," pungkas Muslim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya