Berita

Indra Sjafri ditugaskan menangani Tim Indonesia U-22 yang akan turun di SEA Games 2023/Net

Sepak Bola

Indra Sjafri Gantikan Shin Tae-yong Tangani Tim Indonesia U-22 di SEA Games 2023

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 18:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim Indonesia U-22 yang akan diturunkan pada perhelatan SEA Games 2023 dipastikan tidak ditangani langsung oleh Shin Tae-yong selaku pelatih kepala. PSSI telah menunjuk Indra Sjafri untuk menjadi jurutaktik bagi Egy Maulana dkk.

Indra Sjafri sendiri masih menjabat Direktur Teknik di PSSI. Pengalihan tugas ini karena waktu pelaksanaan SEA Games yang sangat berdekatan dengan Piala Dunia U-20 yang menjadi tanggung jawab Shin Tae-yong.

PSSI mengesahkan jabatan tambahan Indra Sjafri itu dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Senin kemarin (30/1).


"Mengingat semakin dekatnya pelaksanaan SEA Games di Kamboja, PSSI perlu mengambil langkah untuk menunjuk pelatih yang akan bertanggung jawab pada event tersebut," ucap Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, yang dikutip dari laman PSSI, Selasa (31/1).

Sesuai jadwal, SEA Games 2023 akan berlangsung pada 5-17 Mei 2023 di Kamboja. Hanya tiga hari usai Pesta Olahraga Asia Tenggara itu tuntas, Indonesia akan langsung bertarung di Piala Dunia U-20 2023 yang bergulir mulai 20 Mei hingga 11 Juni 2023.

Bagi Indra Sjafri, jabatan pelatih tim kelompok umur jelas bukan sesuatu yang asing. Ia sudah menjalaninya sejak 2011 saat membesut Tim Indonesia U-16.

Pria asal Sumatera Barat itu kemudian berlanjut dengan melatih Tim U-19 dan U-22.

Prestasi yang pernah diraihnya adalah membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan Piala AFF U-22 2019. Sementara untuk SEA Games, Indra Sjafri mempersembahkan medali perak pada edisi 2019 di Filipina.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya