Berita

Eggi Sudjana memberikan orasi di atas mobil komando saat Aksi Bela Al Quran 301 di Kedubes Swedia, Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Eggi Sudjana: Bila Tidak Kecam Pembakar Al Quran di Swedia, Keimanan Jokowi Dipertanyakan

SENIN, 30 JANUARI 2023 | 22:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo bisa dianggap tidak beriman kepada Allah SWT bila dalam waktu dekat tidak menyampaikan kecaman dan kutukan terbuka, serta meminta pemerintah Swedia menghukum pembakar Al Quran.

Hal itu disampaikan advokat Eggi Sudjana yang turut hadir dan memberikan orasi di atas mobil komando dalam Aksi Bela Al Quran 301 di Kedutaan Besar Swedia, Jakarta Selatan, Senin sore (31/1). Kegiatan ini diselenggarakan Front Persaudaraan Islam (FPI), Persaudaraan Alumni (PA) 212, dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama).

Eggi mengatakan, Al Quran merupakan salah satu Rukun Iman, yakni iman kepada Allah, iman kepada Malaikat, iman kepada Al Quran, iman kepada Rasul, iman kepada hari akhir, dan iman kepada takdir baik dan buruk.


"Al Quran kita di Swedia dibakar. Itu sama dengan membakar iman kita. Siapa yang tidak tergerak Al Qurannya dibakar, berarti sesungguhnya dia tidak punya iman. Artinya dia lebih takut kepada selain Allah," ujar Eggi seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin (30/1).

Eggi pun menyinggung soal perdamaian dunia yang tercantum dalam Pembukaan Alinea Keempat UUD 1945, salah satunya adalah menjaga ketertiban dunia. Saat ini kata Eggi, dunia tidak tertib karena Al Quran dibakar di Swedia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya