Berita

Kaesang Pangarep bersama Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Kaesang Punya Hak Berpolitik, tapi Baiknya Jangan ke PDIP

SENIN, 30 JANUARI 2023 | 19:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana Kaesang Pangarep terjun ke dunia politik seperti bapaknya, Joko Widodo, dan juga kaka sulungnya, merupakan hak. Tetapi, putra bungsu Presiden RI ketujuh ini disarankan tidak masuk ke PDIP.

Salah satu pertimbangan untuk tidak memilih PDIP sebagai kendaraan politik Kaesang disampaikan Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara lantaran melihat perkembangan dinamika politik akhir-akhir ini.

"Pilihannya tak harus sama dengan bapaknya mengingat hubungan politik Presiden Jokowi dengan PDIP tidak sebaik waktu di periode pertama atau di awal periode kedua, karena ada manuver politik mendukung Ganjar untuk Pilpres 2024," ujar Igor saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (30/1).


Bagi Igor, ada perumpaan yang tepat diberikan kepada Kaesang yang akan menjadi pendatang baru di dunia politik.

"Enggak masalah kucing itu putih atau hitam, yang penting bisa menangkap tikus," katanya.

Maksud dari perumpaan itu, dijelaskan Igor adalah, dalam kompetisi politik tidak masalah figur itu anak siapa, sepanjang punya potensi menang, maka banyak parpol yang akan menampung untuk dicalonkan pada pesta demokrasi.

"Kaesang Pangarep punya hak untuk terjun ke dunia politik sebagai warga negara lewat pemilu/pilkada. Bagaimanapun, suara rakyat tetap yang menentukan," demikian Igor menambahkan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya