Berita

Raksasa Tambang Australia, Rio Tinto/Net

Dunia

Bikin Khawatir Warga Australia Barat, Rio Tinto Minta Maaf atas Hilangnya Kapsul Radioaktif

SENIN, 30 JANUARI 2023 | 11:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ungkapan permintaan maaf akhirnya dikeluarkan oleh perusahaan tambang Rio Tinto pada Senin (30/1), setelah kabar hilangnya kapsul radioaktif di Australia Barat beredar.

Kepala Eksekutif Rio Tinto Simon Trott meminta maaf kepada seluruh warga di sepanjang 1.400 km Australia Barat atas ancaman bahaya yang ditimbulkan dari kapsul milik perusahaanya.

"Kami menyadari ini jelas sangat memprihatinkan dan kami mohon maaf atas bahaya yang ditimbulkannya di komunitas Australia Barat," ujarnya, seperti dimuat The Independent.


Simon mengungkapkan pihaknya tengah melakukan penyelidikan secara pribadi untuk menemukan kapsul kecil namun berbahaya itu.

“Selain mendukung penuh otoritas terkait, kami telah meluncurkan penyelidikan kami sendiri untuk memahami bagaimana kapsul itu hilang dalam perjalanan,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa kontraktor yang mereka sewa telah memenuhi syarat untuk mengangkut bahan berisiko tinggi.

Menurut sumber lokal,  kapsul cesium-137 mampu memancarkan radiasi dalam jumlah berbahaya yang setara dengan menerima 10 sinar-X dalam satu jam.

Jika terpapar, kulit akan terbakar dan kontak yang terlalu lama dapat menyebabkan kanker.

Kapsul milik Rio Tinto itu dilaporkan jatuh selama perjalanan dengan truk menuju Perth pada Jumat (27/1).

Usai memperoleh laporan kehilangan, Departemen Pemadam Kebakaran dan Layanan Darurat Australia Barat langsung memberikan peringatan kepada warga.

Sejauh ini polisi menduga insiden itu merupakan kecelakaan dan Rio Tinto maupun kontraktornya tidak akan dikenai tuntutan pidana.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya