Berita

Gurubesar Hukum Internasional UI Profesor Hikmahanto Juwana/Net

Politik

Jadi Ketua ASEAN, Indonesia Wajib Memiliki Andil Besar dalam Stabilitas Kawasan

MINGGU, 29 JANUARI 2023 | 18:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dijadikannya Indonesia sebagai Ketua Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) menjadi perhatian besar dari sejumlah pakar internasional tanah air.

Salah satunya Gurubesar Hukum Internasional UI Profesor Hikmahanto Juwana. Ia meminta Indonesia harus mengimplementasikan tema yang diusung yaitu ASEAN Matters: Epicentrum of Growth.

Sebagai Ketua ASEAN, kata Prof Hikmahanto, Indonesia diharapkan mewujudkan terobosan-terobosan bagi pertumbuhan ekonomi dunia yang telah disepakati dalam KTT G20 tahun lalu.


“Kesepakatan ini merupakan usulan Indonesia yang dengan keketuan ASEAN saat ini Indonesia harus mengajak negara-negara anggota ASEAN agar di kawasan ini terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan,” tegas Hikmahanto lewat keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (29/1).

Dia menambahkan, Indonesia harus memiliki andil besar terhadap sejumlah konflik yang terjadi di kawasan termasuk menjadi pendamai antara Ukraina dan Rusia.

Pandangan Hikmahanto, ASEAN di bawah keketuan Indonesia wajib memiliki andil dalam meredam dinamika stabilitas kawasan. Sebab, ada persaingan antar dua negara besar yaitu AS dan China.

"Bahkan bila perlu dalam keketuan Indonesia di ASEAN, ASEAN dapat berkontribusi bagi upaya terjadinya perdamaian di Ukraina,” tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya