Berita

Seorang aktivis anti-Islam, Rasmus Paludan membakar dua salinan Al Quran di Kopenhagen, Denmark pada Jumat, 27 Januari 2023/Net

Dunia

Arab Saudi Kecam Keras Pembakaran Al Quran di Kopenhagen

MINGGU, 29 JANUARI 2023 | 10:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi pembakaran Al Quran oleh aktivis sayap kanan di Kopenhagen, Denmark, membuat geram negara-negara Muslim di dunia.

Arab Saudi menjadi salah satu negara Muslim terbesar yang mengecam keras tindakan Islamofobia yang kerap dilakukan di Eropa tersebut.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (28/1), menyebut aksi pembakaran kitab suci umat Islam di Denmark telah semakin memancing amarah


“(Tindakan seperti itu) memprovokasi jutaan Muslim di seluruh dunia,” begitu pernyataan Kemlu Saudi, seperti dimuat Al Arabiya.

Pernyataan tersebut ikut menegaskan posisi Arab Saudi terhadap aksi pembakaran Al Quran yang baru-baru ini terjadi di sejumlah kota di Eropa.

Arab Saudi juga mendesak pemerintah di negara-negara Eropa untuk menindak keras para pelaku kejahatan ekstremis.

Sebab jika dibiarkan, aksi Islamophobia akan berkontribusi pada peningkatan kebencian dan konflik dalam masyarakat.

Pada Jumat (27/1), seorang aktivis anti-Islam, Rasmus Paludan membakar dua salinan Al Quran dalam protes soliter di Kopenhagen, Denmark.

Dia membakar satu di depan masjid dan satu lagi di depan kedutaan Turki, dan bersumpah untuk melakukannya setiap Jumat sampai Swedia diterima di NATO.

Paludan yang merupakan seorang aktivis sayap kanan berkewarganegaraan Denmark dan Swedia itu juga ikut melakukan protes pembakaran Alquran di Swedia pada 21 Januari lalu.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya