Berita

Rombongan PSI saat mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pemilu 2024 ke KPU/Ist

Politik

Sikap PSI Soal Politik Dinasti, Andi Sinulingga: Partai Sontoloyo Indonesia

SABTU, 28 JANUARI 2023 | 22:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga ikut merespons sikap PSI terkait politik dinasti yang dianggap sebagian publik tak konsisten.

Sebelumnya, PSI dalam sebuah pemberitaan menolak keras politik dinasti karena dianggap membunuh demokrasi. Namun disatu sisi, justru mengajak anak Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep bergabung di PSI usai, anak bontot Jokowi itu menyatakan kesiapannya terjun ke dunia politik.

“Partai Sontoloyo Indonesia,” celetuk Andi Sinulingga kepada wartawan, Sabtu (28/1).


Memang, sikap PSI soal politik dinasti ini menuai beragam reaksi. Dengan mengajak Kaesang bergabung, PSI dianggap justru bertolak belakang dengan pernyataanya dulu yang menolak politik yang berbasis keluarga itu.

Juru bicara DPP PSI, Cheryl Tanzil mengklaim bahwa PSI masih menolak politik dinasti. Menurut dia, politik dinasti itu ketika mempertahankan kekuasaan secara turun temurun ataupun seorang bapak yang tengah memegang kekuasaan menunjuk anaknya untuk juga berkuasa di wilayah yang lebih kecil.

“Ini kan beda. Bapaknya terpilih secara demokratis untuk menjadi Presiden. Anaknya lalu kita ajak bersama kita untuk berkompetisi juga secara demokratis. Jangan sampai hanya karena seseorang adalah anak presiden, hak-hak politiknya untuk ikut berpartisipasi dalam demokrasi malah dikebiri,” kata Cheryl Tanzil.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya