Berita

Dunia

Kapsul Radioaktif Hilang di Australia, Tim Penyelamat Lakukan Pencarian

SABTU, 28 JANUARI 2023 | 14:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kapsul radioaktif kecil yang digunakan dalam operasi penambangan hilang ketika diangkut dari truk menuju Perth.

Kasus yang terjadi  pada pertengahan Januari itu membuat gempar Australia Barat, menyusul kekhawatiran terjadinya radiasi.

TRT World pada Sabtu (28/1) melaporkan bahwa pihak berwenang secara gencar melakukan operasi pencarian di wilayah itu.


Menurut pejabat setempat, kapsul perak dengan tinggi 8 milimeter dan lebar 6 milimeter ini mengandung zat radioaktif Caesium-137, yang dapat menyebabkan penyakit serius jika disentuh langsung oleh masyarakat, seperti luka bakar dan penyakit kanker jangka panjang.

"Kekhawatirannya adalah seseorang akan mengambilnya tanpa mengetahui apa yang mereka hadapi," kata kepala petugas kesehatan untuk Australia Barat,  Dr Andrew Robertson.

Pejabat kesehatan telah memperingatkan masyarakat untuk tidak menangani kapsul itu jika mereka menemukannya, dan meminta masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat secepatnya.

Dinas pemadam kebakaran dan darurat mengatakan kapsul itu diyakini jatuh dari truk saat akan dipindahkan ke fasilitas penyimpanan pada 10-16 Januari kemarin, di sekitar lokasi tambang di kota terpencil Newman dan pinggiran utara Perth, dengan jarak sekitar 1.400 kilometer.

Pihak perusahaan yang bertanggung jawab atas insiden itu baru memberikan laporannya kepada pihak berwenang pada Rabu (25/1).

Pencarian dikabarkan dapat memakan waktu selama berminggu-minggu karena ukuran dari kapsul itu yang terlalu kecil, pihak pemadam kebarakan akan memprioritaskan pencariannya ke daerah berpenduduk untuk menyelamatkan masyarakat.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya