Berita

Mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo berjabat tangan dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Istana Irqah di Riyadh, Arab Saudi 20 Februari 2020/Net

Dunia

Pompeo: Pangeran MBS Sosok Bersejarah yang akan Jadi Pemimpin Terpenting

SABTU, 28 JANUARI 2023 | 09:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah pujian disampaikan Mike Pompeo kepada Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam buku terbarunya.

Dalam buku berjudul Never Give an Inch: Fighting for the America I Love, Pompeo mencurahkan sebagian besar hubungan AS-Saudi dan membela perlunya hubungan dekat dengan Riyadh.

“Sebagian besar ini berkaitan dengan Mohammed bin Salman (MBS), Putra Mahkota Arab Saudi dan pewaris takhta Saudi,” tulis mantan diplomat top AS era Presiden Donald Trump itu.


“Kaum Kiri progresif membenci MBS, terlepas dari kenyataan bahwa dia memimpin reformasi budaya terbesar dalam sejarah Kerajaan," katanya.

Dalam bukunya ia mengatakan bahwa Arab Saudi akan terus menjadi hal yang penting, sambil memuji kepemimpinan MBS yang ia sebut akan menjadi "pemimpin terpenting pada masanya, sosok yang bersejarah di panggung dunia."

“MBS adalah kepalanya dan mungkin demikian, insya Allah, untuk beberapa dekade mendatang,” tulis Pompeo.

Arab Saudi, kata dia, membantu mengamankan demokrasi Irak dan menjaganya setidaknya sebagian tertambat ke Barat dan membantu memerangi terorisme.

“Ketika MBS menjadi putra mahkota, salah satu upaya pertamanya adalah membantu Amerika Serikat dalam membasmi pengaruh destabilisasi Iran dari Yaman dan membantu penyediaan makanan untuk menghindari kelaparan di sana,” kata Pompeo.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya