Berita

Amira Elghawaby/Net

Dunia

Trudeau Tunjuk Jurnalis Muslim Amira Elghawaby sebagai Perwakilan Anti-Islamofobia Pertama Kanada

SABTU, 28 JANUARI 2023 | 08:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kanada terus berupaya memerangi Islamofobia, rasisme sistemik, dan intoleransi agama di negaranya setelah munculnya peristiwa penyerangan terhadap komunitas Muslim di sana.

Salah satu usaha yang dilakukan Pemerintah Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau adalah dengan menunjuk jurnalis sekaligus advokat hak asasi manusia Amira Elghawaby sebagai perwakilan anti-Islamofobia pertama di negara itu.

“Keanekaragaman benar-benar merupakan salah satu kekuatan terbesar Kanada, tetapi bagi banyak Muslim, Islamofobia terlalu familiar. Kita perlu mengubahnya," kata Trudeau, seperti dikutip dari The National, Sabtu (28/1).


“Tidak seorang pun di negara kita harus mengalami kebencian karena keyakinan mereka," ujarnya.

"Penunjukan Nona Elghawaby sebagai perwakilan khusus pertama Kanada dalam memerangi Islamofobia adalah langkah penting dalam perjuangan kami melawan Islamofobia dan kebencian dalam segala bentuknya," lanjut Trudeau.

Penunjukan Elghawaby datang sebelum Hari Peringatan Nasional kedua untuk serangan masjid Kota Quebec. Enam jemaah ditembak mati dan 19 lainnya terluka dalam serangan Islamofobia di Pusat Kebudayaan Islam pada 2017.

Kanada telah menetapkan 29 Januari sebagai Hari Peringatan Nasional Serangan Masjid Kota Quebec dan Aksi Melawan Islamofobia tahun lalu untuk menghormati para korban serangan 2017 dan untuk mengecam Islamofobia dan semua bentuk kebencian dan intoleransi agama lainnya.

Sebagai perwakilan khusus untuk memerangi Islamofobia, Elghawaby akan memberi nasihat kepada pemerintah Kanada tentang pengembangan kebijakan dan program inklusif. Dia juga akan menyoroti kontribusi penting bagi negara yang dibuat oleh umat Islam.

Seorang kolumnis yang berkontribusi untuk Toronto Star, Elghawaby saat ini memimpin departemen komunikasi strategi Canadian Race Relations Foundation.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk melayani dalam peran ini. Saya ingin berterima kasih kepada Tuan Trudeau atas pekerjaannya dalam memerangi Islamofobia dan memastikan bahwa institusi Kanada inklusif untuk Muslim Kanada, dan untuk semua orang,” tulisnya dalam tweet.

“Saya berharap dapat bertemu dengan pejabat terpilih, pembuat kebijakan, dan tokoh masyarakat di seluruh negeri untuk memperkuat suara Muslim Kanada dan bekerja sama untuk memerangi diskriminasi dan kebencian dalam segala bentuknya,” katanya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya