Berita

Presiden Volodymyr Zelensky berbicara dengan Sky News di Kyiv/Net

Global

Enggan Bertemu dengan Putin, Zelensky: Bagiku Dia Bukan Siapa-siapa

JUMAT, 27 JANUARI 2023 | 07:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Berunding dengan Presiden Rusia Vladimir Putin nampaknya bukan sesuatu yang saat ini diinginkan rivalnya dari Ukraina, Volodymir Zelensky.

Zelensky membuat pernyataan dalam sebuah wawancara dengan Sky News yang direkam Rabu (25/1). Wartawan Kay Burley bertanya kepada Zelensky apa yang akan terjadi jika dia berada dalam satu ruangan dengan Presiden Putin, dan apakah itu akan membantu menyelesaikan konflik dengan Rusia.

"Itu tidak menarik bagi saya. Tidak menarik untuk ditemui, tidak menarik untuk dibicarakan. Mengapa? Karena kami pernah bertemu dengannya di Format Normandia, itu sebelum invasi besar-besaran. Saya melihat seseorang mengatakan satu hal dan kemudian ia malah melakukan hal lain," kata Zelensky.


Zelensky dan Putin pertama kali bertemu selama KTT Format Normandia pada Desember 2019, tujuh bulan setelah Zelensky menjadi presiden, seperti dikutip dari Kyiv Independent.

Format Normandia diluncurkan pada 2014 untuk menemukan resolusi damai atas Perang di Donbas dan aneksasi Krimea oleh Rusia.

Mengakhiri perang juga menjadi salah satu janji kampanye utama Zelensky selama pemilihan presiden 2019. Semua pihak sepakat tentang perlunya perdamaian dan penerapan ketentuan politik perjanjian Minsk. Namun, pada Februari 2022 Rusia justru meluncurkan invasinya ke Ukraina.

"Setelah invasi besar-besaran, bagiku dia bukan siapa-siapa! Bukan siapa-siapa!" Kata Zelensky.

Rusia telah menolak rencana perdamaian 10 poin Zelensky sebagai syarat untuk negosiasi, yang mencakup pemulihan integritas wilayah Ukraina dan Putin menarik semua pasukannya.

Pekan lalu Zelensky sempat mengklaim bahwa dia menolak kontak langsung dengan Putin karena dia tidak yakin bahwa presiden Rusia saat ini bukan Putin yang asli.

“Saya sama sekali tidak tahu apakah dia masih hidup, apakah dia mengambil keputusan atau orang lain melakukannya,” kata Zelensky.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya