Berita

Warga Palestina memeriksa kendaraan yang rusak setelah serangan pasukan Israel di Jenin, Tepi Barat, 26 Januari 2023/Net

Dunia

Pasukan Israel Serang Kamp Pengungsi Jenin, Sepuluh Tewas

JUMAT, 27 JANUARI 2023 | 06:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasukan Israel melakukan serangan ke kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat pada Kamis (26/1). Sepuluh orang, termasuk seorang wanita tua dilaporkan tewas.

Operasi di kota titik nyala itu adalah serangan Israel paling mematikan di Tepi Barat dalam dua dekade, dan ini mendorong Otoritas Palestina untuk menangguhkan kerja sama keamanan dengan Israel.

Seorang juru bicara Palestina mengumumkan keputusan tersebut pada konferensi pers di Ramallah dan mengatakan Palestina berencana untuk mengajukan pengaduan ke PBB dan Pengadilan Kriminal Internasional.


Selain korban tewas, serangan itu melukai sedikitnya 16 orang, termasuk seorang anak. Empat orang dikatakan dalam kondisi kritis, seperti dilaporkan The National.

Protes kemudian terjadi di Jenin dan Ramallah, sementara pemogokan umum dilakukan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur setelah kematian tersebut.

"Seorang pria meninggal karena luka-lukanya setelah pasukan Israel menembakkan peluru tajam, granat kejut dan gas air mata selama protes di kota Al Ram, dekat Ramallah," lapor kantor berita resmi Palestina Wafa.

Kekerasan terbaru terjadi ketika pemerintah baru Israel ingin memperkuat pemukiman di Tepi Barat dan memperluas kekuasaan Israel di wilayah Palestina yang diduduki.

Media Palestina melaporkan bahwa pasukan Israel tiba dengan kendaraan komersial, sementara para saksi mengatakan operasi itu berlangsung di sebuah gedung yang digunakan sebagai tempat pertemuan penduduk setempat.

Menteri Kesehatan Palestina May Al Kaila mengatakan situasinya di lokasi kejadian sangat mengerikan. Paramedis berjuang untuk menjangkau yang terluka.

Dia juga menuduh militer Israel menembakkan gas air mata ke bangsal anak sebuah rumah sakit, menyebabkan anak-anak tersedak.

Militer kemudian membantah menargetkan bangsal anak-anak, mengklaim bahwa gas tersebut mungkin masuk melalui jendela yang terbuka.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya