Berita

Kaesang Pangarep bersama ayahnya Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Kaesang Mending jadi Pengusaha Pekerjakan Banyak Orang, Ketimbang Masuk Politik

JUMAT, 27 JANUARI 2023 | 00:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebagai anak presiden, Kaesang Pangarep harusnya menolak dan tidak mau masuk ke dunia politik praktis. Mengingat, pengabdian sebagai pengusaha yang memberikan pekerjaan kepada banyak orang lebih baik dibanding mengabdi kepada partai politik (parpol).

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, jika mau objektif, Kaesang harusnya menolak tawaran untuk terun ke politik, sehingga harusnya menolak tawaran masuk politik praktis.

"Kalau melihat posisi dan kedudukan Kaesang sebagai pengusaha saat ini, maka pendapatan sebagai politisi sangat jauh dari pendapatannya sebagai pengusaha. Maka tentu secara objektif semestinya Kaesang menolak ajakan untuk terjun ke politik," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/1).


Terlebih lagi kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, secara etika politik, bisa jadi publik menilai Kaesang aji mumpung. Yaitu, mumpung orang tuanya berkuasa, sehingga start dimulai dari saat sebelum Joko Widodo lengser.

"Kalau Kaesang punya akal budi maka sudah pasti menolak mentah-mentah tawaran untuk terjun ke politik praktis, karena pengabdian tidak harus hanya melalui parpol, tapi bisa melalui jalur lainnya seperti menjadi pengusaha dengan menghidupi banyak karyawan. Selain itu tidak elok rasanya di mana family Jokowi sudah banyak memiliki jabatan justru Kaesang ikut-ikutan menjadi politisi," pungkas Saiful.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya