Berita

Anggota Komisi VI DPR RI fraksi Demokrat Herman Khaeron/RMOL

Politik

Komisi VI DPR Jelaskan Pentingnya Hadirkan Bos Lippo Group James Riyadi

KAMIS, 26 JANUARI 2023 | 18:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi VI DPR RI menilai penting pihak Meikarta termasuk bosnya James Riyadi untuk memenuhi panggilan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Itu dalam rangka mencari solusi atas adanya pengaduan masyarakat terhadap Meikarta.

“Pentingnya adalah untuk memastikan solusi atas pengaduan konsumen Meikarta,” kata anggota Komisi VI DPR RI fraksi Demokrat Herman Khaeron kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Kamis (26/1).

Sebab, kata Politikus Demokrat ini, DPR dalam hal ini Komisi VI bermitra dengan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN). Sehingga, wakil rakyat harus memastikan konsumen tidak dirugikan oleh pihak manapun termasuk Meikarta.


“Apalagi konsumen Meikarta telah menyampaikan pengaduannya secara langsung ke komisi VI DPR,” pungkasnya.

Presiden Direktur (Presdir) PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) selaku pengembang Mega Proyek Meikarta mangkir dalam panggilan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi VI DPR RI.

Padahal, DPR hanya ingin mengetahui kenapa Meikarta dan Bank Nobu melayangkan gugatan pada konsumennya sendiri sebesar Rp 56 miliar. Gugatan dilayangkan terkait tuduhan pencemaran nama baik.

Atas dasar itu, anggota Komisi VI DPR RI fraksi Gerindra Andre Rosiade menegaskan bahwa Komisi VI menempuh langkah selanjutnya dengan berencana memanggil Bos Lippo Group James Riady.

"Pimpinan saya usulkan bukan Meikarta lagi yang dipanggil, tapi langsung pemilik perusahaan Keluarga (James) Riady harus kita undang," anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade di Gedung DPR Rabu (25/1).

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya