Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hacker China Manfaatkan Kelemahan Fortinet untuk Spionase

KAMIS, 26 JANUARI 2023 | 10:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kerentanan pada sistem keamanan perangkat atau bisa disebut "Zero Days" telah dimanfaatkan oleh peretas asal China untuk melakukan kegiatan spionase.

Perusahaan keamanan siber asal Amerika Serikat, Mandiant, pada Minggu (22/1) melaporkan bahwa hacker China telah mengeksploitasi zero days pada perusahaan perangkat lunak Fortinet untuk menembus jaringan dan mengumpulkan data.

Serangan terhadap zero days itu menargetkan entitas pemerintah Eropa dan penyedia layanan terkelola (MSP) yang berlokasi di Afrika.


Dimuat The Hacker News, peretas China menggunakan backdoor canggih yang dijuluki BOLDMOVE, varian Linux yang dirancang khusus untuk berjalan di firewall FortiGate Fortinet.

"Dengan BOLDMOVE, penyerang tidak hanya mengembangkan eksploit, tetapi juga malware yang menunjukkan pemahaman mendalam tentang sistem, layanan, logging, dan format hak milik yang tidak berdokumen," ungkap laporan tersebut.

BOLDMOVE dirancang untuk melakukan survei sistem dan mampu menerima perintah dari server command-and-control (C2) yang pada gilirannya memungkinkan penyerang melakukan operasi file, menelurkan shell jarak jauh, dan meneruskan lalu lintas melalui host yang terinfeksi.

Sampel malware Linux yang diperluas dilengkapi dengan fitur tambahan untuk menonaktifkan dan memanipulasi fitur logging dalam upaya untuk menghindari deteksi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya