Berita

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock/Net

Dunia

Blak-blakan, Menhan Jerman Annalena Baerbock Akui Sedang Berperang dengan Rusia

KAMIS, 26 JANUARI 2023 | 09:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah pengakuan terbuka meluncur dari Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock, ketika ia mengungkapkan bahwa negara-negara Uni Eropa saat ini sedang berperang melawan Rusia.

Baerbock menyampaikan hal itu saat sesi debat mendukung pengiriman tank ke Kyiv, di mana sebelumnya  para pejabat AS dan UE berusaha keras mengklaim bahwa mereka bukan pihak dalam konflik di Ukraina.

“Saya sudah katakan di hari-hari terakhir – ya, kita harus berbuat lebih banyak untuk mempertahankan Ukraina. Ya, kami juga harus berbuat lebih banyak pada tank,” kata Baerbock dalam debat di Majelis Parlemen Dewan Eropa (PACE) pada Selasa, seperti dikutip dari AFP, Kamis (26/1).


“Tetapi bagian yang paling penting dan krusial adalah kita melakukannya bersama dan kita tidak saling menyalahkan di Eropa, karena kita berperang melawan Rusia dan bukan melawan satu sama lain," ujarnya.

Kanselir Olaf Scholz bersikeras bahwa Jerman harus mendukung Ukraina tetapi menghindari konfrontasi langsung dengan Rusia.

Media Jerman menulis, Partai Hijau  telah mendukung pengiriman tank Leopard 2 ke Kyiv, dan akhirnya berhasil menekan Scholz untuk menyetujuinya. Menteri Pertahanan Christine Lambrecht yang enggan mengirim tank ke Ukraina terpaksa mundur.

Ini bukan pertama kalinya Baerbock membuat gelombang dengan posisinya dalam konflik. Agustus lalu dia mengatakan pada pertemuan UE di Praha, bahwa dirinya bermaksud untuk memenuhi janjinya ke Ukraina, tidak peduli apa yang dipikirkan pemilihnya.

Mengutip kata-kata Baerbock pada Rabu, Juru  Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan Barat terus mengakui bahwa mereka telah merencanakan konflik saat ini selama bertahun-tahun.

“Jika kita menambahkan ini pada pengakuan Merkel bahwa mereka memperkuat Ukraina dan tidak mengandalkan perjanjian Minsk, maka kita berbicara tentang perang melawan Rusia yang telah direncanakan sebelumnya. Jangan katakan nanti bahwa kami tidak memperingatkan Anda,” desak Zakharova.

Mantan kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kepada media Jerman pada awal Desember bahwa gencatan senjata tahun 2014 yang ditengahi oleh Berlin dan Paris sebenarnya merupakan taktik untuk memberi Ukraina waktu yang berharga untuk pembangunan militer.

Mantan presiden Prancis Francois Hollande telah mengkonfirmasi hal ini, sementara pemimpin Ukraina saat itu, Pyotr Poroshenko, juga mengakuinya secara terbuka.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya