Berita

Airlangga Hartarto dan Ridwan Kamil/Ist

Politik

Pengamat: Ridwan Kamil Berharap Durian Runtuh Tiket Pilpres dari Golkar

RABU, 25 JANUARI 2023 | 10:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Golkar resmi menjadi kendaraan Ridwan Kamil untuk mengarungi Pemilu 2024 mendatang. Salah satu alasan Ridwan Kamil memilih partai berlambang pohon beringin itu adalah karena jaringan yang sudah mengakar kuat sejak Orde Baru.

Begitu analisis pengamat politik dan keamanan dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Muradi, saat diminta tanggapan soal bergabungnya Ridwan Kamil ke Partai Golkar.

Muradi menilai, sedikitnya ada tiga alasan mengapa mantan Walikota Bandung itu bergabung dengan partai besutan Airlangga Hartarto itu. Pertama, dalam politik harus ada keberlanjutan pembanding.


Dirinya lantas membandingkan bahwa Partai Golkar jauh lebih kuat dibandingkan Partai Nasdem untuk di wilayah Jabar.

"Golkar pernah juara, pernah lama di Orde Baru, dia akarnya kuat. Dia punya sistem yang memungkinkan RK (Ridwan Kamil) jauh lebih manuver di level nasional. Ada keberlanjutan," papar Muradi, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa malam (24/1).

Alasan kedua, soal kenyamanan. Menurut Muradi, RK lebih nyaman bergabung dengan Partai Golkar dibandingkan dengan Partai Nasdem. Sebab, partai besutan Surya Paloh itu sudah mengusung Anies Baswedan sebagai capres.

"Kalau Nasdem belum ngusung Anies bisa jadi peluang 50:50, pilih Golkar atau Nasdem. Jadi akhirnya kenyamanan," ujarnya.

Alasan ketiga, soal daya jelajah politik. Partai Golkar dinilai lebih memiliki pengalaman, basis dan jaringan yang kuat.

Dengan gaya kepemimpinan RK yang populis, imbuh Muradi, gerak langkahnya akan semakin lincah ketimbang bergabung dengan PDIP maupun PKS yang memiliki ideologi yang ketat.

"Artinya dengan daya jelajah yang lebih besar ini, posisi RK jauh lebih kompetitif di Golkar ketimbang di Nasdem," jelasnya.

Sehingga, kata Muradi, RK melihat masih ada peluang dijadikan capres/cawapres dari Golkar. Sebab Airlangga Hartarto belum sesuai dengan harapan Munas Golkar.

"Sampai hari ini elektabilitasnya (Airlangga) tidak lebih dari tiga persen," katanya.

Karena itu, menurut Muradi, RK mengincar rezeki nomplok dengan terjadinya Munaslub di Golkar. Sehingga akan ada pemilihan ketua baru dan amanat pilpres baru. Opsi terburuknya RK kembali maju di Pilgub Jabar.

"Apakah terjadi Munaslub sebelum pencalonan presiden, atau RK kemudian dapat durian runtuh atau rezeki nomplok. Airlangga (misal) bilang 'saya enggak punya potensi bagus saya serahkan dukungan ke RK'. Kalau tidak munaslub, bisa terjadi begitu (maju pilgub)," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya