Berita

Atlet Karen Khachanov asal Rusia menuliskan dukungannya untuk Armenia, yang dikecam oleh Azerbaijan/Net

Dunia

Azerbaijan Geram, Petenis Rusia Beri Dukungan untuk Armenia saat Tanding

RABU, 25 JANUARI 2023 | 09:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Azerbaijan mendesak Federasi Tenis Internasional dan Federasi Tenis Rusia untuk menghukum atlet Karen Khachanov, setelah ia dianggap melakukan tindakan yang provokatif di ajang pertandingan Australia Open.

Atlet asal Rusia keturunan Armenia ini merayakan kemenangannya dengan menuliskan "Artsakh tetap kuat!" sebanyak dua kali pada lensa kamera sebagai bentuk dukungannya untuk Armenia, yang tengah bergejolak dengan negara Azerbaijan.

"Petenis (Khachanov) harus dihukum atas tindakan provokatif dan menjaga agar situasi seperti itu tidak terulang kembali," kata Federasi Tenis Azerbaijan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Senin (23/1).


Khachanov yang baru-baru ini berhasil maju ke babak semifinal itu secara terbuka telah berulang kali menyebutkan dengan bangga bahwa ia memiliki darah keturunan Armenia dari ayahnya.

Dalam ritual rutin bagi atlet yang memenangkan pertandingan, biasanya mereka akan menuliskan namanya sendiri di lensa kamera yang berada di pinggir lapangan.

Akan tetapi Khachanov memilih untuk menuliskan dukungan untuk kampung halaman ayahnya itu, yang membuat Azerbaijan langsung tersulut amarah, serta mengecam tindakan yang dilakukan dari atlet tersebut.

Armenia dan Azerbaijan terus terkunci dalam konflik atas Nagorno-Karabakh selama berpuluh tahun lalu, yang telah memakan lebih dari puluhan ribu korban.

Kedua negara ini sempat melakukan gencatan senjata yang ditengahi okeh Rusia pada 2020 lalu.

Namun ketegangan kembali meningkat pada Desember lalu, setelah pengunjuk rasa mulai memblokade Koridor Lachin, jalur untuk pengiriman persediaan penting Armenia, karena mereka menuntut akses ke lokasi pertambangan.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya