Berita

Bendahara Gerindra Jawa Timur, Gus Fawait/Ist

Politik

Segera Bentuk Sekber di Daerah, Gerindra Jatim Makin Siap Hadapi 2024

SELASA, 24 JANUARI 2023 | 16:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peresmian Sekretariat Bersama (Sekber) oleh Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta memberi dampak positif bagi kader-kader di daerah. Di antaranya kader Gerindra dan PKB di Jawa Timur yang memastikan koalisi mereka makin solid.

"Ini tentunya sebuah kemajuan di mana kader di bawah bahagia dan senang untuk menambah semangat di tingkat provinsi hingga tingkat bawah," ucap Bendahara Gerindra Jawa Timur, Gus Fawait, diwartakan Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (24/1).

Lanjut presiden LSN ini, setelah Sekber di tingkat pusat, secepatnya segera dibentuk di level provinsi sampai ke bawah.


"Secepatnya segera dibentuk mulai tingkat provinsi sampai kabupaten atau kota. Pembentukan sekber ini merupakan tindak lanjut koalisi Gerindra dan PKB," jelas pria asal Jember ini.

"Dengan adanya sekber tersebut koalisi Gerindra dan PKB yang dideklarasikan di Bogor beberapa waktu lalu semakin solid dan konkret. Ini menambah kesiapan kami dalam menyambut pilpres yang akan datang," tegasnya.

Ditambahkan Gus Fawait, pihaknya menggarisbawahi sosok Prabowo Subianto sebagai salah satu calon pemimpin yang konsisten dengan menghormati Presiden Jokowi.

"Kalau calon lainnya sudah mengkampanyekan diri sebagai bacalon presiden. Namun Pak Prabowo masih konsisten dengan jabatannya sebagai Menhan," katanya.

Sekber yang sudah terbentuk ini semakin mempertebal keyakinan pihaknya kalau Prabowo Subianto akan menjadi presiden untuk menggantikan Jokowi.

Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin telah meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) di Jalan Jl. Ki Mangunsarkoro No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/1). Peresmian itu disimbolkan dengan gunting pita yang dilakukan kedua ketum partai.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya