Berita

Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay/RMOL

Politik

PAN: Semua Koalisi Masih Cair, KIB Buka Peluang jika Ada Parpol Bergabung

SELASA, 24 JANUARI 2023 | 15:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Segala kemungkinan menjelang Pemilu 2024 masih sangat mungkin terjadi sabab koalisi yang ada saat ini pun masih cenderung dinamis. Baik itu Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB (PAN-Golkar-PPP), Koalisi Perubahan (Demokrat-Nasdem-PKS), Koalisi Indonesia Raya atau KIR (Gerindra-PKB) hingga PDIP masih bisa berubah.

Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengatakan bahwa apa yang dilakukan masing-masing partai saat ini sudah betul. Sebab, sampai saat ini komunikasi antarpartai terus berjalan dengan baik.

"Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin, politik itu kan the art of possibility, seni untuk mencari kemungkinan kemungkinan. Jadi, banyak kemungkinan yang akan terjadi,” ujar Saleh kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1).


Tidak hanya koalisinya yang masih cair, menurut Saleh, penetapan capres dan cawapres di semua koalisi yang sudah terbentuk pun masih belum final sampai sekarang.

“Karena apa? karena itu tadi kemungkinan kemungkinan yang dibangun itu simulasi simulasinya masih banyak, banyak sekali. Jadi tidak bsia juga kita misalnya tiba-tiba mendeklarasikan sesorang gitu,” katanya.

Atas dasar itu, mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini menyebut pihaknya di KIB juga membuka komunikasi dengan parpol lain. Jika ada parpol di luar KIB ingin bergabung, maka PAN akan menyambut baik hal itu.

“Koalisi yang ada sekarang ini semuanya menurut saya belum ada yang final. Misalnya kaya KIB, tentu KIB merasa senang jika ada partai-partai lain yang bisa gabung,” tandasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya