Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kelompok Teror ADF Serang Desa di Kongo, Bunuh 23 Orang

SELASA, 24 JANUARI 2023 | 14:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kelompok ekstremis Allied Democratic Forces (ADF) melancarkan serangan teror di Desa Makugwe, Beni, Provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo pada Minggu malam (22/1) waktu setempat.

Menurut keterangan warga bernama Roger Wangeve, kelompok bersenjata tersebut mendatangi sebuah bar kecil di Kivu dan mulai membunuh belasan orang di sana.

"ADF menembak 17 orang di sebuah bar kecil, tempat mereka minum bir, dan mengeksekusi mereka," ujarnya, seperti dimuat The Defense Post.


Selain membunuh, Wangeve menyebut, ADF juga menjarah dan membakar beberapa rumah dan toko di desa tersebut, serta membawa pergi beberapa penduduk desa ke semak-semak.

Wakil Pejabat Kivu, Saidi Balikwisha mengatakan total korban jiwa dalam serangan tersebut mencapai 23 orang.

Lebih lanjut, Balikwisha mendesak pemerintah Kongo untuk melipatgandakan kehadiran militer di wilayahnya, guna mencegah lebih banyak korban.

ADF adalah salah satu kelompok paling mematikan yang beroperasi di wilayah Timur Kongo selama beberapa dekade terakhir. Kelompok militan yang disinyalir berafiliasi dengan ISIS itu dituduh membantai ribuan warga sipil Kongo dan melakukan serangan bom di Uganda.

Pada 15 Januari lalu, anggota ADF juga dilaporkan telah meledakkan sebuah bom di sebuah gereja di Kivu Utara yang menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 63 lainnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya