Berita

Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo saat menjalani sidang etik beberapa waktu lalu/Net

Hukum

Jika Dihukum Mati, Ferdy Sambo Diprediksi akan Buka-bukaan Borok Oknum Polri

SELASA, 24 JANUARI 2023 | 09:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Vonis majelis hakim kasus pembunuhan Brigadir J akan menentukan sikap mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo dalam mengungkap borok oknum perwira Polri.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso menduga, Ferdy Sambo akan melakukan perlawanan kepada para perwira Polri yang ikut memprosesnya hingga ke pengadilan, salah satunya dengan cara mengungkap borok oknum perwira Polri lain.

"Dia (Ferdy Sambo) sedang memperjuangkan hidup dan matinya, kalau dia mendapatkan ancaman hukuman mati, perlawanannya akan mengeras," kata Sugeng dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/1).


Sugeng menambahkan, Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri kerap menangani kasus-kasus skandal yang melibatkan kepolisian. Salah satu yang sempat diangkat kembali adalah skandal tambang ilegal yang menyeret seorang perwira tinggi Polri sebagaimana kesaksian tersangka kasus tambang ilegal, Ismail Bolong.

"Dia mantan Kadiv Propam yang tugasnya sehari-hari adalah menindak anggota polisi, termasuk perwira-perwira tinggi yang melanggar, dia akan membuka itu habis-habisan," jelas Sugeng.

Ferdy Sambo hari ini akan menjalani sidang pledoi kasus pembunuhan berencana anak buahnya, Brigadir J. Pada persidangan sebelumnya, Ferdy Sambo dituntut dengan hukuman penjara seumur hidup.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya